Sabtu, 28 Oktober 2017

Memperingati Harlah CBP KPP: DKAC CBP KPP Gajah Melaksanakan Apel





Demak – DKAC CBP KPP Gajah melaksanakan apel untuk memperingati hari lahir Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) di lapangan MA Nurul Huda Medini pada hari Jum’at pukul 15.00 WIB (27/10) yang diikuti puluhan peserta yang mewakili ranting-ranting IPNU IPPNU yang ada di kecamatan Gajah.

CBP KPP yang lahir pada 28 Oktober 1964 ini sudah berumur 53 tahun, dan untuk mengenang perjuangan CBP KPP,Alumni CBP KONGRES IPNU  di Boyolali dan juga pengurus DKC CBP Demak dan DKAC CBP KPP Kecamatan Gajah melaksanakan apel.

Agil Nurus Zaman selaku ketua PC IPNU Demak pun ikut turun langsung menajdi pembina apel di lapangan MA Nurul Huda yang di dampingi Fata Yasin (Ketua DKC CBP Demak), M. Khamdan Mubarok dan M. Bambang Hermawan perwakilan Alumni CBP KONGRES IPNU di Boyolali.
Rekan Agil mengisi apel dengan semangat CBP untuk member semangat DKAC  CBP KPP di Kecamatan Gajah yang baru terbentuk setelah mengikuti DIKLATAMA pada bulan 2017. Agil menceritakan pengalamannya saat masih jadi komndan CBP di Demak sebelum terpilih menjadi ketua PC IPNU Demak dengan banyaknya permasalahan dan pasang surut CBP KPP di Kabputen Demak termasuk di kecamatan Gajah. Untuk menambah semangat peserta, Agil menceritakan perjalanannya ke Jakarta untuk hadir di Parlemen Santri, melihat berjalannya sidang paripurna di gedung Parlemen MPR DPR DPD RI dan berkesempatan datang ke gedung PBNU dan berketemu Asep Irawan Mujahid ketua umum PP IPNU. Salah satu pesannya adalah untuk aktif dan terus berjuang di IPNU IPPNU, tapi jangan berharap imbalan.

“Jangan berfikir apa yang kamu dapat dari IPNU, namun befikirlah apa yang kamu berikan untuk IPNU”ucapnya,Agil  dalam menutup apel.

Acara tidak berakhir sampai disitu, tapi acara di lanjut dengan jagong santai bersama alumni CBP KONGRES dan ketua DKC CBP Demak untuk berbagi cerita pengalaman mereka selama berjuang di CBP dari pengkaderan dan pengalaman dalam pengamanan diberbagai acara IPNU maupun acara yang diselenggarakan banom NU dari tingkat desa sampai tigkat nasional yang mereka ikuti.

Semangat peserta mendengarkan membuat mereka tak menghiraukan waktu, karena terbawa oleh cerita pengalaman mereka dalam berjuang, dan akhirnya acara ditutup pada pukul 16.30 WIB, kemudian dilanjut sholat ashar dan ada yang lansung pulang.

MCA

Ketua PC IPNU Demak : Demak Hijau


Demak, ipnujateng.or.id
Muhammad Agil Nuruzzaman selaku ketua PC IPNU Demak masa khidmat 2017-2019 yang resmi dilantik 1 Mei 2017 berharap Demak kembali Hijau. Maksud Agil adalah mengembalikan Demak yang dulu pernah berjaya sebagai pusat agama Islam temapat berkumpulnya Wali Songo (tokoh penyebar Islam di pulau Jawa).
Dengan semangat Demak Hijau, PC IPNU dan IPPNU Demak memberikan intruksi kepada semua IPNU IPPNU Demak untuk berpartisipasi penuh dalam acara Hari Santri Nasional di daerah masing-masing. Bagian intruksi dari PC IPNU IPPNU adalah menyukseskan pembacaan 1 Miliyar Sholawat Nariyah oleh PBNU dengan mengintruksikan PAC IPNU IPPNU untuk mebaca 14.444 Sholawat Nariyah pada hari Sabtu (21/10) pukul 18.00 – 22.00 WIB secara serentak dan mendelegasikan peserta kirab dan upacara Hari santri Nasional pada hari Ahad (22/10) di Alun-alun Demak.
Intruksi itu ditanggapi oleh semua PAC IPNU IPPNU dengan siap melaksanakan tugas dan hampir disetiap PAC membuat kegiatan untuk memperingati Hari Santri Nasional dengan berbagai kegiatan pada bulan oktober 2017.
PC IPNU IPPNU Demak pada beberapa bulan terakhir ini gencar turun kebawah (TURBA) untuk membangkitkan semangat IPNU IPPNU di Kabupaten Demak. Salah satu nya adalah mengaktifkan kemabali PAC di wilayah Kabupaten Demak dengan mengadakan konferensi bertahap di tahun 2017. Dengan TURBA PC IPNU IPPNU Demak telah berhasil mengadakan konferensi di beberapa PAC yang sekarang tinggal dua PAC lagi yang belum yaitu PAC Kebonagung dan Demak Kota yang belum aktif.
Dalam memperingati HSN PC IPNU IPPNU Demak didukung oleh 12 PAC IPNU IPPNU Se-Kabupaten demak, sehingga hampir di semua wilayah Demak banyak bendera IPNU IPPNU yang berkibar di samping bendera –bedera banom NU yang telah berkibar.
Bendera hijau yang menjadi cirri khas Nahdlotul Ulama dan banom nya sudah berkibar dan menghijaukan Demak. Agil berharap ini menjadi awal kebangkitan pelajar NU untuk mengambalikan kejayaan Demak.
“saya berharap Demak ini kembali jaya seperti masa lalu yang menjadi pusat berkumpulnya par Walisongo dan menjadi Demak yang hijau penuh keterntraman dan kemakmuran. Dengan mengembalikan semangat pelajar NU salah satu upaya untuk menghantarkan Demak menjadi lebih baik di masa depan. Karena pelajar sekarang adalah pemimpin masa depan, dengan memperbaiki akhlah dan pemahaman tentang Islam yang baik menurut nabi Muhammad melalui organisasi akan menciptakan pemimpin yang idealis dalam agama Islam.” Pesan Agil, dalam diskusi kecil saat memperingati HSN.

MCA

Sumber : http://ipnujateng.or.id/ketua-pc-ipnu-demak-demak-hijau/

Ke 3 kalinya Ranting Karangsono Menggelar Sarasehan


Demak – Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU Desa Karangsono Kecamatan Mranggen Demak menggelar  sarasehan yang bertempat di Mushola Musholla Nurul Iman Dukuh jetis, Karangsono. Acara ini di selenggarakan pada hari minggu, 17/9/2017 kemarin.
Acara sarasehan ini merupakan agenda rutin yang diadakan oleh Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU Karangsono setiap tiga bulan sekali, atau biasa yang disebut dangan “Pertemuan Rutin Tri Wulan”. Dan pertemuan ini merupakan pertemuan yang ke tiga kalinya sejak pengurus ranting Karangsono setelah resmi dilantik.
Sarasehan ini dengan mengangkat tema “Peran Pemuda dalam Media Massa” yang di moderatori oleh rekan Labib, selaku pengurus IPNU ranting jarangsono, dengan narasumber  rekan Miftahur Rohman, selaku sekretaris Pimpinan Cabang IPNU Demak.
“Pemuda adalah tulang punggung bangsa, maju atau tidaknya suatu negara tergantung dari peran pemuda itu sendiri. Bangsa Indonesia bisa merdeka juga tak luput dari peran serta para pemuda pada masa itu” Tutur rekan Miftah saat menyampaikan materi.
“Jika dahulu bung karno memproklamirkan kemerdekaan melaui radio sebagai alat penyampai (media massa) kepada rakyat, maka dengan semakin canggihnya media massa saat ini, kita dituntut harus bisa menjadi pelopor untuk kebaikan. Gunakanlah media massa untuk kebaikan bersama, dan pandai-pandailah menfilter berita, jangan sampai mudah terhasut dengan berita hoak dan isu sara yang beredar.” Imbuhnya.
Usai materi disampaikan, acara dilanjut dengan diskusi tanya jawab. Sarasehan kali ini terasa sangat meriah sekali, ini terlihat dari antusias dan keaktifan peserta dalam menyimak serta memperhatikan materi yang di sampaikan dengan seksama. Selain itu adanya pertanyaan dari beberapa peserta  sehingga kian menambah megah suasana acara.
Sarasehan ini tidak hanya dihadiri oleh pengurus ranting IPNU-IPPNU Desa Karangsono sendiri saja, tetapi juga dari berbagai peserta utusan pimpinan ranting se-kecamatan mranggen, termasuk juga pengurus PAC IPNU-IPPNU Kec. Mranggen itu sendiri.

(Miftahur Rohman/M. Choirul Anwar)

Sumber : http://ipnujateng.or.id/ke-3-kalinya-ranting-karangsono-menggelar-sarasehan/

IKHTIAR MENGEMBALIKAN KEJAYAAN IPNU IPPNU DI KARANGTENGAH


Demak – 9 oktober 2017 bertempat di Masjid Al Ahrom desa Karangsari kecamatan Karangtengah dilaksanakan Konferensi Anak Cabang (KONFERANCAB) PAC IPNU IPPNU Karangtengah, pelaksanaan KONFERANCAB tersebut di inisiasi oleh rekan M. Agil Nuruzzaman selaku ketua PC IPNU Kabupaten Demak sebagai bentuk ikhtiar untuk menghidupkan dan mengibarkan kembali bendera hijau (IPNU IPPNU) di kecamatan Karangtengah yang sudah 5 tahun mengalami kevakuman .
PAC IPNU IPPNU Karangtengah merupakan salah satu garapan dari PC IPNU IPPNU Demak dari beberapa PAC yang mengalami kevakuman, setelah kemarin mengaktifkan dan melantik PAC IPNU IPPNU Wonosalam pada tanggal 24 September 2017.
“Layaknya PAC wonosalam, Karangtengah juga kecamatan satelit yang letaknya sebagai penyangga kabupaten Demak diwilayah kota, tidak ada alasan lagi bagi pelajar di Karangtengah untuk tidak ikut IPNU IPPNU, dengan diaktifkannya kembali PAC IPNU IPPNU Karangtengah berarti PAC di jalur Pantura Demak sudah aktif semua yang meliputi PAC Karanganyar, Gajah, Demak Kota, Wonosalam, Karangtengah dan Sayung” kata rekan Agil.
Acara konferancab PAC Karangtengah sendiri di mulai jam 14:23 ,di awali dengan sekilas pandang mengenai sejarah IPNU IPPNU Karangtengah dari masa ke masa.
Dalam acara tersebut turut hadir ketua PC IPNU Demak yang memimpin langsung sidang pemilihan ketua PAC IPNU karangtengah dan terpilih secara aklamasi rekan M. Najibul Adib dari desa Wonowoso. Terpilihnya rekan Najib juga karena dapat amanat sebagai ketua PAC sementara sebelum konferancab itu dilaksanakan. latarbelakang rekan Najib yang masih belajar di Universitas Wahid Hasim semarang dan juga menjadi pengurus PC IPNU Demak sehingga IPNU IPPNU Karangtengah nyakin bahwa PAC IPNU Karangtengah akan lebih baik lagi.
Sedangkan dari IPPNU di pimpin langsung oleh sekretaris umum PC IPPNU Demak rekanita Siti Sumiyati Nur dan dalam sidang pemilihan ketua tersebut terpilih lah rekanita Umi Farikhah dari desa Ploso yang mengajukan diri menjadi ketua PAC IPPNU Karangtengah dan spontanitas disepakati forum.
Rekan Najib selaku ketua terpilih berharap Ranting-ranting yang ada di Karangtengah bisa kembali aktif dan di penuhi aktfitas pelajar hijau (IPNU-IPPNU). Selain itu rekan najib berharap mampu mendirikan PK IPNU IPPNU di SMA dan MA yang ada di karangtengah ,dari serangkaian harapan  tersebut adalah proses untuk mengembalikan kejayaan PAC IPNU IPPNU Karangtengah.

KL/MCA

Sumber : http://ipnujateng.or.id/ikhtiar-mengembalikan-kejayaan-ipnu-ippnu-di-karangtengah/

KEMBALINYA IPNU IPPNU DI DERAH PESISIR


Demak,IPNU JATENG
Pasang surut organisasi IPNU IPPNU di Kecamatan Wedung tidak menjadi penghalang bagi PC IPNU IPPNU Kabupaten Demak untuk menghijaukan kembali daerah pesisir demak tersebut .
Wedung merupakan salah satu kecamatan yang ada di Demak yang terletak di daerah pesisir , letaknya yang berada di daerah pesisir kadang membuat pelajar di Wedung awam terhadap kegiatan PC IPNU IPPNU Kabupaten Demak di karenakan jarak antara Kecamatan Wedung dengan pusat kota Demak yang lumayan jauh.

Jauhnya lokasi tidak serta merta menghilangkan kegiatan IPNU IPPNU di Kecamatan Wedung, terbukti dengan eksisnya beberapa Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Komisariat (PK) yang ada di kecamatan wedung dan salah satu PK tersebut adalah MA NU Raudlatul Mutaalimin Wedung.
Aktifnya PK IPNU IPPNU MA NU Raudlatul Mutaalimin menjadi bagian penting untuk kembali mengaktifkan PAC IPNU IPPNU Wedung dan pada Ahad (15/10) PK MA NU Raudlatul Mutaalimin dipilih sebagai tempat Konferensi Anak Cabang (KONFERANCAB) PAC IPNU IPPNU Wedung .
Sidang pemilihan ketua PAC IPNU Wedung yang dipimpin oleh Muhammad Najibul Adib PC IPNU Kabupaten Demak ,pada jam 17.00 tepat terpilih rekan Nurul Irfa’an  Raqif sebagai ketua PAC IPNU Kecamatan Wedung masa khidmat 2017-2019.

Sedangkan dari IPPNU sendiri sidang pemilihan ketua PAC IPPNU Wedung di pimpin oleh Siti Sumiyati Nur sekretaris umum PC IPPNU Kabupaten Demak dan akhirnya terpilih Rekanita Rosy sebagai ketua PAC IPPNU Kecamatan Wedung.

Dengan terpilih nya ketua PAC IPNU IPPNU wedung yang baru di harapkan mampu mengenalkan IPNU IPPNU di kalangan pelajar khusus nya dan di kalangan masyarakat Wedung pada umumnya.

NA/KL/MCA

http://ipnujateng.or.id/kembalinya-ipnu-ippnu-di-derah-pesisir/

Minggu, 15 Oktober 2017

PELATIHAN RISET PW IPNU JAWA TENGAH


Semarang – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jawa Tengah membuka kegiatan “Pelatihan Riset” pada hari Jum’at (13/10) di Gedung Balai Pengembangan Multi Media Kementerian Pendidikan RI, Pakintelan, Gunung Pati, Kota Semarang.

Acara dibuka langsung oleh Dr. H. Abu Hapsin, Ph.D selaku Ketua PWNU Jawa Tengah. PWNU Jawa Tengah sangat mengapresiasi dan mendukung langkah PW IPNU untuk membudayakan literasi dan membentuk tim riset di Jawa Tengah untuk kalangan pelajar.

“Kami sebagai orang tua sangat mengapresiasi pelatihan ini. Budaya riset semacam ini memang sangat di pelukan baik untuk IPNU maupun untuk NU. Kami akan mensuport penuh IPNU Jateng untuk membentuk tim riset yang profesional.”ucap Abu Hapsin.

Acara  yang dilaksanakan hari Jum’at tanggal 13 sampai hari Ahad 15 Oktober 2017 di Semarang ini adalah sebuah ikhtiar PW IPNU untuk membudayakan literasi dan riset di kalangan pelajar yang diikuti oleh 20 kader IPNU yang masih belajar di Perguruan Tinggi di sekitar Kota Semarang.

“Pelatihan ini digelar guna meningkatkan kembali budaya literasi dan riset di kalangan Pelajar.  Dan jangka panjang nya diharapkan PW IPNU Jateng mempunyai tim riset yang diberi nama “Tolchah Mansoer Riset n Consulting”” kata Ferial, selaku ketua PW IPNU Jawa Tengah dalam sambutannya.


FFIA/MCA